Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Home » » WAMENA ADALAH SURGA BAGI DUNIA

WAMENA ADALAH SURGA BAGI DUNIA

Posted by H on Minggu, 16 November 2014

'' Wamena Adalah Surga Bagi Dunia''

Rasa Rinduh Akan Lembahku Yang Selalu Ku Rindukan, Malam Ini Roh Ku Mengajak Jiwaku Tuk Pergi Meninggalkan Kebisingan Kota Ini. Terbang Bersama Agin Malam Ini, Pergi Ke Firdaus Lembahku Baliem.Jika Ada Waktumu Silakan Membaca, Petualangan Ku Di Malam Ini.
Disana Dusun, Tempat Bermukin Orang-Orang Berkoteka Yang Sederhana, Dibawah Kaki Gunung, Terbentang Luas Lembah Dari Utara Ke Selatan, Mengalir Kali Tenang Dan Deras, Melewati Perkampungan Masyarakat Yokal Dan Holim.
Gren Valley Pernah Disebut Oleh Seorang Expedisi Pertama Berkebangsaan Amerika. Padang Hijau Itu Terbentang Menghiasi Lembah. Tanda Garis-Garis Terlukis Indah Di Badan Lemba Yang Rapih, Bukit-Bukit Terlihat Terang Daun-Daun Muda Yang Hijau. Langit Terang Selalu Tersipu Malu Kala Dilihat Dari Lorong Kaki Gunung Dan Bukit. Senyumnya Membuat Lembah Abadi Ini Memberi Rumah Yang Aman Bagi Manusia Yang Mendiami Lembah.
Embun Pagi Membawa Kelegahan Bagi Mahkluk, Awan Kembali Pulang Menyelimuti Lereng Pegunungan Yang Mengelilingi Lembah. Mereka Bersahabat Dan Saling Mengerti Dan Memahami, Bagaimana Memberi Hormat Dan Cintah.
Pegunungan Yang Menjadi Tempat Naungan Bagi Manusia Sederhana, Pegunugan Melindungi Mereka Dari Hujan Dan Badai. Memberi Sumber Air Yang Baik Bagi Kehidupan. Komunitas Ikan Dan Udang Akan Mendiami Di Setiap Kali
Kecil Dan Besar. Dibalik Batu Yang Indah Udang Bersembunyi Dari Langit Yang Selalu Tersipu Malu Karena Bangga Akan Keindahan. Ikan-Ikan Mencoba Berenang Melawan Arus Kali Yang Mengalir Lembut. Air Memberi Irama Yang Indah Nan Tenang Tentang Kisah Perjalanan Menuju Ke Hilir, Batu Dan Kayu Di Kali Mencobah Membatu Air Untuk Terus Bernyanyi Hingga Ke Hilir.
Alam Di Lembah Itu Menjadi Rumah Bagi Setiap Insan Yang Mendiami Disetiap Lereng, Tikungan, Padang Rumput, Dan Setiap Kali Yang Mengalir, Rasa Bangga Menjadi Warga Di Lembah Itu. Saling Menghargai Adalah Hukum Yang Mereka Kenal; Antara Langit, Gunug, Bukit, Sunggai, Lembah, Dan Penghuni Disetiap Tempat.
Dikala Senja Hari Tibah, Mata Hari Masuk Di Balik Gunug Popowa, Semua Akan Terasa Hening Dan Tenang. Gelora Agin Kurima Menyapa Setiap Insan Yang Ada Di Darat Dan Sunggai, Selamat Beristirahat Sapahnya Bagi Semua. Cemara Yang Tinggi Mencoba Untuk Membantu Agin Untuk Terus Bernyayi Irama Yang Indah Di Tengah Keheningan Tuk Melepaskan Lelah Mengantar Setiap Insan Untuk Masuk Dalam Peraduan Malam.
Awan Malam Lekas Turun Dari Balik Gunung Dan Bukit Menjemput Sahabatnya Yang Sedang Lelah Dari Seharian Yang Penuh Kelelahan. Mencium Setiap Kening, Dari Kali Yang Mengalir, Dedaunan Yang Sedang Terlelap Dalam Keheningan Malam. Menyelimuti Sepanjang Malam Hingga Pagi Hari Tiba Bagi Setiap Habitat Dan Habitus.
Kicauan Burung Bernyayi Merdu Membangukan Setiap Insan Di Pagi Hari. Dedaunan Terbagun Dari Agin Pagi, Sepoi-Sepoi Memberi Rasa Dingin Yang Mencekam Dari Tidur Malam Hingga Pagi Hari.
Mentari Pagi Nampak Dari Balik Gunung Lisuwa, Memberi Kehangatan Bagi Setiap Tubuh Yang Terasa Dingin. Mereka Semua Bersiap Untuk Pergi Ketempat Mereka Bekerja Seiring Datangnya Sang Fajar Dari Ufuk Timur. Burung Beterbangan Jauh Meninggalkan Keluarga Yang Dicintainya, Mencari Makan Kesuatu Tempat Yang Menyedikan Sumber Makanan Yang Cukup.
Lembah Itu Didiami Oleh Suku Assolokobal,Mukoko, Inyaierek, Ohena, Hubula,Huby Kosy, Hubykiak, Witawaya, Yang Sering Disebut Ap Hubulama.
Kirannya Sekian Kisa Cintaku Bersama Alam Lembah Baliem Sampai Jumpa Di Lain Waktu
Salam Dalam Tuhan Sang Pemberi Damai Di Lembah Nurani.


SHARE :
CB Blogger

Posting Komentar

Popular Posts

 
Copyright © 2015 H. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger